Rabu, 19 Mei 2010

Wibawa Yang Tercabik


          Pak  Haji Fulan adalah seorang tokoh masyarakat yang cukup disegani.  Harus diakui beliau memiliki kharisma. Selain karena keilmuan  beliau juga memiliki jabatan strategis di kantornya.  Secara materi termasuk orang berada. Bahkan tidak jauh dari rumah,  beliau membuka usaha "toko besi'.  

           Tidak salah bila kemudian masyarakat muslim mempercayakan 'Ketua DKM Masjid kepadanya. Maka untuk aktualisasi diri, pak Haji yang satu ini menemukan jalan yng tepat.  Dan para jama'ah Masjid selalu mendengar setiap arhan beliau pada setiap rapat. Kedatangan Pak Haji ini selalu dinanti bila ada pertemuan baik di Masjid maupun di lingkungannya hingga tingkat kelurahan.  

          Saya pribadi sebagai salah satu pengurus remaja sangatlah segan untuk berdialog dengannya.  Takut salah ngomong. Pada suatu kesempatan saya  pernah  di tugaskan teman2  untuk menghadap pak Haji ini, guna  membicarakan pelaksanaan suatu event menyambut bulan Ramadhan. Semalaman saya menyusun kata-kata agar jangan sampe salah. Alhamdulillah saya berhasil meyakinkan beliau akan kemampuan Remaja Masjid sebagai Event Organizer acara tsb. Meskipun saya  tidak berani bertemu pandang dengan mata pak Haji .

          Hari berganti hari dan tahun pun terus berganti.  Sekian lama aku tidak Sholat di Masjid masa remajaku.   Ku ingin tau apa kabar semua. Termasuk Pak Haji yang penuh Kharisma itu. Ternyata masa  'keemasan'   beliau telah berlalu.  Dikarnakan ulah "syetan yang mampu memperdaya iman Pak Haji itu.  Dari imam Masjid aku dapatkan cerita yang tidak enak. Bahwa rumah tangga Pak Haji terpuruk. Usahanya beliau pun hancur. Bahkan para tetangga nya pun menyaksikan  peristiwa 'adu jotos'  Pak Haji dan anaknya.   Ini semua disebabkan oleh karena Pak Haji menikah lagi !

           Menikah lagi bukan sesuatu yang haram dan jelek, yang patut disesalkan karena Pak Haji menikahi  'Cewek Billiard'.   Sungguh ironi memang.  Kalo beliau menikah dengan wanita muslimah baik-baik tentu mendapat dukungan moril dari jamaah masjid dan masyarakat muslim di lingkungannya. Tapi inilah kenyataannya.

             Pada suatu malam yang hampir larut, rumah Imam Masjid yang sangat sederhana, pintunya diketuk seseorang.  Ternyata setelah di buka Pak Haji yang dulu sangat disegani karena ilmu dan jabatan serta kekayaannya, datang menemui Imam Masjid yang hidup sangat sederhana.  Mau ngapain ???  Mau minjam uang 200 ribu aja.   Masya Allah.  Moga menjadi pelajaran bagi yang sedang di'atas agar hati-hati dunia terus berputar, dan jika kita salah dalam mengambil keputusan bisa Fatal bagi diri sendiri apalagai buat  anak istri. Naudzubillah   Wallahu'alam.

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel terkait lainnya