Minggu, 27 Juni 2010

IKHLAS UNLIMITED


1. Seorang ibu semalaman tidak tidur, ketika anak bayinya sedang demam.

2. Seorang Ayah brangkat gelap pulang gelap mencari nafkah banting tulang peras keringat.

3.Seorang istri sudah capek2 masak ternyata suaminya sudah makan di luar.

4.Tuan rumah pesta pernikahan tetap tenang, karna ternyata jumlah undangan yang hadir tidak seperti yang diharapkan. Sebab tiba-tiba hujan deras.

5. Seorang karyawan yang telah berusaha mengerjakan tugas sebaik-baiknya tetap mendapat celaan dari atasannya.

6. Seorang bawahan yang rajin dan jujur justru tidak dilirik atasannya untuk promosi kenaikan pangkat.

7. Seseorang yang kalah dalam Pilkada padahal telah menghabiskan uang ratusan juta bahkan milyar baik dengan menjual warisan maupun ngutang sana sini.

8. Seorang pemuda yang kekasih hatinya direbut orang lain.

9. Seseorang yang kehilangan motornya tatkala sedang solat di Masjid.

10. Seorang kader partai yang dilupakan oleh mereka yang telah duduk di kursi.

11. Seorang penulis sepertiku, yang tidak tau apakah ada orang yang kan membaca tulisannya atau tidak ada.


Apa yang ku tulis di atas, hanyalah sedikit contoh ketika kita mesti memiliki sifat ikhlas yang tanpa batas. Mesti berat tapi yakinlah apa yang telah dan akan kita lakukan tidak sia2 . Sebab ada 'kamera sensitif' dari langit yang kan menilai.

Jika saja setiap sebelum melakukan sesuatu didasarkan atas niat untuk 'membuatNya tersenyum', pastilah semua akan ringan walo berat.

Kekuatan ikhlas ini tidak dimiliki oleh iblis, saat diperintahkan sang khalik untuk menghormat/ sujud adam as.

Andaikata iblis tidak mengkultus ego dirinya sendiri, melainkan mengkultuskan yang Maha Agung, dan demi yang maha Agung, kejadiannya bisa jadi lain.

Maka untuk melatih diri agar memiliki sifat ikhlas unlimited, cobalah berlapar dahaga di siang hari nan panas. Atau carilah sang ikhlas dikeheningan sajadah malammu.

Bila telah kau peroleh, cobalah siarami agar subur dengan siraman canda tawa si fakir dan yatim, dengan sering membuka dompetmu kepadanya. Wallahu 'alam

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel terkait lainnya