Sabtu, 04 September 2010

Minal Aidin Al Faiziin Goresan Tanganku Di Akhir Ramadhan




Tulisan tangan dari seorang hamba Allah ditujukan kepada diri pribadi dan para pembaca tercinta.

Hari demi hari kita menapaki bulan Ramadhan ini. Ada kenangan sahur ada kenangan berbuka ada kenangan tarweh dan tadarrus.
Akankah semua akan kembali seperti hari-hari sebelum Ramadhan.

Perut kembali kenyang kerongkongan kembali basah mengair. Bibir kembali bebas dalam alam merdeka wicara penuh canda kamuflase.

Sholat kembali tiada berjiwa hanya formalitas rutin, sajadah sholat malam tersimpan kembali, begitu pula Alqur'an jadi terlupa oleh koran yang rajin datang pagi, mukena dan jilbab terkoleksi hanya sesekali waktu bila perlu.


Dompet sodaqoh tertutup rapat rapih dalam kancing pelit.
Haruskah semua beraakhir....bersama padamnya lampu surau yang meratap rindu datangnya tarweh lagi ????

Semoga kita selalu sadar bahwa Ramadhan bukan akhir tapi awal dari perjuangan melawan Syetan yang rajin menipu dan menjebak. Dan kita jangan sampai terperdaya.

Taqoballallahu Minna Wa Minkum Minal Aidin Al Faaiziin

Salam Dari Seno Sekeluarga.

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel terkait lainnya