Minggu, 22 Mei 2011

Berwudhu Bersihkan Raga Gapai Kesucian Jiwa


Islam mengajarkan ummatnya untuk bersuci ataupun berwudhu sebelum melaksanakan sholat. Ini merupakan ajaran kebersihan yang tidak akan dijumpai dalam ajaran agama lain.

Islam juga memberi tuntunan tentang istinja (membersihkan kotoran yang keluar dari tubuh kita ) dan tata cara mandi. Bahkan Islam mengajajarkan bahwa air yang akan kita gunakan untuk bersuci memiliki 'klasifikasi'.


Siang itu aku tertegun lama di teras Masjid. Usai berwudhu aku tidak langsung masuk Masjid . Sejenak bertafakur sambil mengevaluasi diri. Sudah bertahun lamanya diri ini selalu berwudhu sebelum sholat, tapi baru kali ini hatiku tergetar usai berwudhu.

Mulut adalah pintu masuknya makanan dan minuman. Sekaligus mulut tempat asalnya suara dalam berbicara. Sangat mungkin ada salah dalam bertutur kata.Maka harus aku sucikan dengan berkumur-kumur.

Wajah merupakan tempat mata, hidung dan mulut. Merupakan potret diri sekaligus jendela jiwa kita. Yang tak kenal lelah dalam menghadapi perjuangan hidup selama hayat dikandung badan. Setiap hari berjumpa dengan banyak orang dengan segala karakternya. Maka sudah sepantasnya wajah ini disucikan dengan berwudhu. Demikian pula dengan mataku. Terlalu banyak dosa yang diakibatkan olehnya. Hidungku terlalu akrab dengan polusi udara beraroma segala yang tidak jujur.


Kini giliran dua pasang tangan kanan dan kiri, entah sudah berapa kali meladeni nafsu ketidak jujuran, mengambil sesuatu yang bukan milikku. Menulis dengan pena berbagai laporan fiktif.

Setelah itu kepalaku yang sering panas memikirkan berbagai persoalan , merasakan sejuknya basuhan air wudhu. Apalagi dua pasang telingaku tak tertinggal untuk disucikan dari noda akibat sering mendengar gosip murahan.

Dan terakhir adalah kedua pasang kakiku yang entah berapa kali mengantarkan diri ini ke berbagai tempat dosa dengan atau tanpa sengaja.

Usai berwudhu aku menyadari bahwa dosa memang sulit dihindari. Namun dengan berwudhu semoga kebersihan badan akan berdampak kepada kesucian jiwa. Amin

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel terkait lainnya