Senin, 02 Mei 2011

Osama The Trouble Maker Or Israel ??


Dan setelah peristiwa pemboman gedung WTC 11 september 2001, seluruh dunia menuding dan menuduh sosok Osama Bin Laden sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap serangan teror yang paling berani dan sangat kejam itu.

Nyawa Osama Bin Laden menjadi sesuatu yang diburu siang dan malam tanpa henti karena dianggap sebagai biang keladi terorisme internasional.

Al Qaeda adalah kelompok teroris asuhan Osama yang paling sering disebut oleh media pemberitaan pada setiap usai sebuah aksi teror. Para musuh Osama adalah mereka yang memiliki kekuatan media pemberitaan. Sehingga opini publik terarah secara pasti dan tidak berimbang untuk kemudian memberi stigma negatif kepada Osama dan kawan-kawannya.

Penulis bukan simpatisan Al Qaeda dan pastinya penulis anti segala bentuk aksi teror yang membuat rakyat sipil tak berdosa menanggung akibatnya. Melalui tulisan sederhana ini penulis mengajak para pembaca untuk melihat persoalan teroris dan terornya lebih luas. Karena aksi terorisme bukan hanya milik Osama dan Al Qaeda saja, melainkan juga dilakukan oleh sebuah negara ilegal yang bernama Israel.


Osama dan Al Qaeda bukan sebab melainkan akibat dari berdirinya sebuah negara ilegal yaitu Israel. Dan selama kemerdekaan bangsa Palestina berserta tanah suci Al Quds dihambat secara sistematis oleh konspirasi negara-negara barat, maka perlawanan sporadis sulit untuk dihentikan.

Penulis berasal dari negeri cinta damai Indonesia. Bangsa kami pernah mengalami kegetiran akibat penjajahan selama 350 tahun lebih. Dan para pejuang kemerdekaan kami dulu mendapat julukan 'ekstrimis' dari kaum kolonial. Sebuah julukan yang hampir sama dengan julukan teroris di masa kini. Kami memang bangsa cinta damai tapi kami lebih mencintai kemerdekaan, demikian ajaran moral yang kami dapat di sekolah.

Dan para The Founding Fathers kami mewariskan ajaran untuk senantisa berempati dan bersimpati kepada negara yang sedang terjajah. Untuk membela bangsa Palestina, rakyat Indonesia menggunakan 'Soft Diplomacy' bukan dengan aksi teror membabi buta.

Melihat dan mendengar pemberitaan tentang Osama dan Al Qaeda, kita seakan diarahkan untuk melupakan akan kekejaman Israel. Mestinya di era kemajuan peradaban manusia modern tidak ada lagi praktek imperialisme karena bertentangan dengan hal azasi manusia. Namun kenyataannya hingga kini Palestina terjajah.


Aku tak tahu harus kemana mencari jawaban yang benar dan adil !? Yang bisa aku lakukan adalah bertanya dalam mimpi kepada patung 'dewi liberty' yang berdiri tegak nun jauh di sana.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

"OSAMA TEWAS DI BUNUH OLEH OBAMA" headlines news suatu surat kabar ibukota..sebenarnya yang lebih pantes dijulukin teroris adalah OBAMA not OSAMA..??? by:ghalib..

Seno Widi Hardjo mengatakan...

Jangan Berharap Obama Membela Kepentingan Palestina. Karena dia dikelilingi dan dibiayai oleh orang2 Israel.

Posting Komentar

Artikel terkait lainnya